RRI.CO.ID, Yogyakarta - Seni tradisional Kethoprak Mataram yang disajikan oleh Keluarga Kesenian Jawa RRI Yogyakarta, Rabu, 16 September pekan lalu seakan menjadi obat rindu bagi ribuan penggemarnya baik yang menyaksikan langsung juga melalui siaran radio dan streaming karena memang sudah beberapa bulan pentas ini belum bisa terlaksana.
Dari sore hari penonton dari berbagai wilayah DIY dan Jawa tengah sudah mulai memenuhi Auditorium RRI dengan penuh rasa suka cita dan antusias untuk Kembali bisa menikmati seni tradisi yang dirindukannya.
Seperti ungkapan Suyamto, salah satu penonton dari Semarang. Saya mala mini membawa rombongan empat bus kurang lebih 80 orang, berangkat dari rumah sekitar pukul 16.00 karena memang mereka sudah kangen dengan idola mereka.
Tepat jam 21.00 WIB pertunjukan dimulai Adegan demi adegan mengalir dengan indah, dan sesekali diwarnai sorak dan tawa penonton yang seolah terhipnotis sehingga enggan beranjak dari tempat duduknya. Alur cerita mengalir seakan membawa penonton hanyut dalam kenangan masa lalu yang mereka rindukan. Sampai saatnya pergelaran selesai satu persatu keluar dengan wajah puas namun juga penuh harap untuk bisa Kembali lagi menikmati tontonan indah yang sarat petuah itu.
Hal ini membuktikan bahwa sampai saat ini Seni tradisi kethoprak Mataram masih menjadi salah satu Ikon seni budaya Yogyakarta yang masih sangat dicintai masyarakat, dan Kethoprak RRI Yogyakarta juga menjadi acuan kelompok kesenian tradisional Kethoprak lainnya.